Subscribe Us

Header Ads

Vaksin COVID-19 Moderna Memasuki Tahap Akhir Uji Kllinis oleh - susufrisolac.uno

Halo sahabat selamat datang di website susufrisolac.uno, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Vaksin COVID-19 Moderna Memasuki Tahap Akhir Uji Kllinis oleh - susufrisolac.uno, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Baca semua artikel tentang coronavirus (COVID-19) di sini.

Perusahaan bioteknologi Moderna Inc. sudah merencanakan pembuatan vaksin COVID-19 sejak pertengahan Januari. Bahkan sebelum COVID-19 menyebar ke seluruh dunia dan dinyatakan sebagai pandemi. 

Saat ini, pembuatan vaksin sudah selesai, uji coba yang mereka lakukan mulai memasuki tahap akhir uji klinis. Akankah vaksin racikan ilmuwan-ilmuwan Moderna menjadi yang pertama berhasil menjadi penangkal COVID-19?

Vaksin buatan Moderna berhasil menumbuhkan kekebalan pada infeksi COVID-19

vaksin moderna covid-19, istilah baru dalam penanganan pasien covid-19 rejimen obat vaksin covid-19 indonesia

Uji coba vaksin COVID-19 yang dibuat oleh perusahaan bioteknologi Moderna menunjukkan hasil positif. Sebanyak 45 orang yang disuntikkan vaksin berhasil membentuk kekebalan tubuh (antibodi) yang dapat mencegah virus SARS-CoV-2 menginfeksi sel-sel dalam tubuh. 

“Ini adalah kabar baik,” kata pimpinan Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular Amerika Serikat (NIAID), Dr. Anthony Fauci seperti dikutip dari Associated Press (AP).

Kadar antibodi yang terbentuk dalam darah peserta uji coba ini melebihi rata-rata antibodi yang terbentuk pada pasien yang telah sembuh dari COVID-19. 

Uji klinis fase 1 ini dipublikasi dalam Jurnal The New England Journal of Medicine, Selasa (14/7). Vaksin yang dikembangkan oleh Moderna dan NIAID ini adalah vaksin COVID-19 pertama yang diujikan pada manusia. 

Update Jumlah Sebaran COVID-19
Negara: Indonesia
Data Harian

91,751

Terkonfirmasi

50,255

Sembuh

4,459

Meninggal Dunia
Peta Penyebaran

Tim peneliti telah memulai uji klinis fase 2 yang dilakukan pada 600 orang. Di hari yang sama dengan dipublikasinya hasil eksperimen tersebut, perusahaan mengumumkan akan mulai melaksanakan uji klinis fase 3 atau tahap akhir pada 27 Juli lalu.

Pengujian akan melibatkan 30.000 orang di mana setengahnya akan menerima vaksin dan sisanya akan menerima plasebo atau vaksin kosong. Ini dilakukan untuk mengetahui apakah orang yang telah divaksin bisa terlindungi dari infeksi virus SARS-CoV-2 dibanding yang menerima plasebo.

Menurut tim peneliti, cara tercepat untuk mendapatkan hasil adalah dengan menguji vaksin pada orang yang berisiko tinggi karena berada di zona merah, di mana kasus COVID-19 menular dengan masif.

Moderna mematok target uji klinis fase 3 selesai pada bulan Oktober mendatang dan dapat diproduksi pada awal 2021. 

Jalan Panjang Indonesia dalam Membuat Vaksin COVID-19

Proses uji klinis vaksin mRNA-1273

vaksin suntik covid-19 moderna

Vaksin buatan Moderna ini disebut mRNA-1273. Ini adalah vaksin yang dibuat menggunakan bahan genetik dari virus SARS-CoV-2 yang telah direkayasa dan mampu mendorong sistem terbentuknya antibodi untuk melawan virus corona.

Hasil uji klinis fase 1 dirancang untuk menguji dosis rendah, menengah, dan tinggi. Hal ini dilakukan untuk mengukur keamanan dan kemampuan tubuh dalam membentuk antibodi setelah disuntikkan vaksin. Pesertanya adalah 45 orang dewasa sehat berusia 18 hingga 55 tahun yang menerima dua kali vaksinasi dalam 28 hari.

Setelah itu, peserta menumbuhkan antibodi yang mampu menetralisir atau menonaktifkan virus dalam tubuhnya. Hasil pengecekan laboratorium menunjukkan antibodi ini serupa dengan antibodi yang terbentuk di tubuh pasien setelah sembuh dari COVID-19.

Vaksin ini juga tampak aman dan dapat ditoleransi dengan baik oleh peserta. Walaupun lebih dari setengah peserta menunjukkan efek samping seperti kelelahan, kedinginan, sakit kepala, nyeri otot, dan nyeri di tempat yang disuntikkan. Beberapa juga mengalami demam.

Namun, vaksin tersebut tidak ada efek samping serius. Sebagai contoh, efek samping seperti ini juga terjadi saat seseorang menerima imunisasi campak dan DPT (difteri, pertusis, dan tetanus).

Data efek samping yang dialami peserta dan respons imun yang terlihat dalam Fase pertama ini akan membantu peneliti menyempurnakan dosis vaksin pada uji klinis fase 2 dan fase 3. 

Hasil uji klinis fase 1 ini terbilang menjanjikan, tapi masih ada banyak pertanyaan mengenai kemanjuran vaksin. Misalnya, para peneliti mencatat, belum jelas berapa lama respons antibodi yang dipicu oleh vaksin ini bisa bertahan. 

Untuk diketahui, vaksin COVID-19 buatan Moderna ini bukan satu-satunya yang sedang dikembangkan. Ada lebih dari 100 penelitian pengembangan vaksin yang sedang dilakukan oleh peneliti dari berbagai instansi dan institusi, termasuk di Indonesia.

Pemerintah Indonesia membentuk konsorsium (perkumpulan) berisi ilmuwan dari beberapa lembaga penelitian dan universitas untuk mengembangkan vaksin COVID-19 yang dipimpin oleh Lembaga Molekuler Eijkman.

Bantu dokter dan tenaga medis lain mendapatkan alat pelindung diri (APD) dan ventilator untuk melawan COVID-19 dengan berdonasi melalui tautan berikut.

Itulah tadi informasi dari daftar slot mengenai Vaksin COVID-19 Moderna Memasuki Tahap Akhir Uji Kllinis oleh - susufrisolac.uno dan sekianlah artikel dari kami susufrisolac.uno, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Posting Komentar

0 Komentar